Harap Tunggu

Media - Media Detail

Wajib Tahu, Begini Cara Menghitung Bunga KPR!

05 August 2023 - Artikel
Wajib Tahu, Begini Cara Menghitung Bunga KPR!

Membeli hunian baru adalah salah satu tindakan finansial besar dalam hidup Anda. Ada pertimbangan matang yang harus Anda ambil. Salah satunya, penggunaan prosedur KPR demi mewujudkan mimpi memiliki tempat tinggal. Lantas, bagaimana mekanismenya? Bagaimana cara menghitung bunga KPR?

Inilah faktor penting dalam proses pembelian sebuah unit hunian. Suku bunga ini menjadi penentu jumlah uang yang wajib Anda bayarkan atas pembelian unit hunian. Masing-masing bank, punya beban biaya yang berbeda-beda. Maka pilihlah opsi yang paling tepat dengan Anda, sesuai kondisi finansial Anda. 

 

Apa itu KPR?

Sebelum mengulas seputar cara menghitung bunga KPR bank lebih lanjut, Anda perlu mengetahui apa itu KPR. Singkatan ini mengacu pada Kredit Pemilikan Rumah. Yakni jenis pinjaman yang bertujuan untuk pembiayaan pembelian unit hunian. 

KPR merupakan fasilitas kredit dari layanan perbankan untuk nasabah individu dalam pembelian atau renovasi rumah. Dalam prosesnya, Anda harus mengetahui beban biaya termasuk penghitungan bunganya.

Awalnya, mekanisme ini muncul oleh Bank Tabungan Negara (BTN), pada 1976 silam. Meski demikian, saat ini ada banyak perusahaan perbankan yang menghadirkan layanan tersebut. Baik perusahaan nasional, swasta bahkan hingga asing. 

Jika Anda mengakses layanan tersebut, Anda tidak harus melakukan pembayaran biaya hunian secara penuh pada periode awal pembelian. Anda hanya perlu menyediakan dana untuk uang muka. Namun, Anda tetap bisa memiliki hunian impian dan membayar biaya sisa dalam model angsuran bulanan kepada pihak bank.

Umumnya, jangka waktu pelunasan ini antara lain mulai dari 5 hingga 30 tahun. Anda bisa mengajukan durasi pelunasan sesuai dengan kemampuan Anda. Selain untuk membeli unit hunian baru, pembiayaan ini bisa Anda manfaatkan untuk memperbaiki bangunan dari hunian Anda.

 

Jenis-Jenis KPR di Indonesia

Di Indonesia terdapat dua jenis KPR yang bisa Anda gunakan. Simak perbedaannya berikut ini. 

 

·  KPR Subsidi

Ini merupakan bentuk penandaan yang dikhususkan untuk masyarakat dengan penghasilan menengah ke bawah. Tujuannya adalah untuk memenuhi segala kebutuhan yang berkaitan dengan perumahan. Termasuk dengan renovasi pada rumah yang sudah mereka miliki.

Pembiayaan ini berupa subsidi guna menambah anggaran pembangunan dan perbaikan. Mekanismenya berada di bawah aturan pemerintah. Maka, tidak semua masyarakat yang mengajukan permohonan pembiayaan ini mendapatkan fasilitasnya.

Pemerintah memberikan batasan umum dalam pendanaan ini berdasarkan penghasilan dan maksimal kredit untuk pemohon. 

 

·  KPR Non-Subsidi

Berikutnya adalah jenis pendanaan yang berguna untuk seluruh masyarakat. Ketentuan pembiayaan ini berdasarkan dari lembaga perbankan. Sehingga, penentuan nominal pendanaan atau beban biaya yang ditetapkan berdasarkan kebijakan lembaga finansial bersangkutan.

 

Jenis Suku Bunga dan Cara Menghitung Cicilan KPR rumah

Jika Anda mengajukan prosedur angsuran KPR pada lembaga finansial, maka Anda tidak hanya memperhatikan biaya kredit pada kepemilikan hunian saja. Namun, Anda juga harus mengetahui cara menghitung bunga KPR rumah.

Jenis beban biaya dalam angsuran hunian dengan mekanisme pendanaan tersebut terbagi dalam 3 jenis. Model ini umumnya juga diterapkan dalam dunia perbankan. Nah, Anda bisa memilih jenis mana yang cocok dan sejalan dengan kondisi finansial Anda.

Simak penjelasan cara menghitung bunga angsuran KPR berikut ini, kemudian pahami juga bagaimana cara untuk menghitungnya. 

 

·  Suku Bunga Tetap

Poinn yang pertama adalah beban biaya secara tetap. Sistem ini punya kelebihan yakni adanya angsuran yang lebih stabil. Artinya, sejak periode awal pembayaran hingga akhir, nominal yang Anda setorkan tidak mengalami perubahan.

Dengan begitu, Anda tidak harus risau jika terjadi perubahan seperti kenaikan beban biaya. Kemudian, jika Anda ingin melakukan pelunasan pinjaman di tengah durasi pembayaran, maka Anda tidak akan terkena biaya penalti. Anda juga tidak harus membayar biaya administrasi senilai 1%. 

Model bunga ini akan memberikan keuntungan untuk Anda jika terjadi situasi perekonomian nasional yang fluktuatif. Dengan begitu, jika terjadi kenaikan pada suku bunga pasar, otomatis angsuran pendanaan Anda tidak akan mengalami perubahan. 

Lantas, bagaimana cara menghitung bunga kredit bank pada mekanisme ini? Anda bisa melakukan dengan rumus sebagai berikut. 

Suku Bunga = Pokok Kredit X Bunga setiap tahun X Tenor satuan tahun : Tenor satuan bulan. 

Sebagai contoh, Ahmad ingin membeli hunian dengan harga sebesar Rp550 juta. Dia sudah membayar biaya muka untuk hunian tersebut dengan dana senilai Rp50 juta. Ahmad mengajukan fasilitas kredit dari harga hunian sebesar Rp500 juta, setelah dikurangi dengan biaya muka tersebut.

Durasi pinjaman yang Ahmad ambil yakni selama 10 tahun, dengan beban biaya tetap sebesar 11 persen. Maka, cara untuk menghitung adalah sebagai berikut : 

Pokok Pinjaman X Suku Bunga X Tenor : jumlah bulan

Maka, apabila mengacu data di atas, maka perhitungannya adalah Rp500 juta X 11 persen X 10 : 120 = Rp6,8 juta. Artinya nominal tersebut wajib dibayarkan setiap bulan.

 

·  Bunga Mengambang

Ini merupakan bentuk dari beban biaya KPR yang diberikan kepada pihak penerima pendanaan berdasarkan fluktuasi dari BI rate. Layanan perbankan umumnya menerapkan gabungan antara bunga dalam layanan produk kredit. 

Keunggulan dari mekanisme ini adalah Anda bisa memperoleh turunnya beban biaya dan membayar angsuran lebih ringan. Hanya saja, beban biaya yang dibebankan bisa berubah seiring acuan fluktuasi. Dengan begitu, Anda bisa saja mendapatkan kenaikan beban biaya. 

Rumus cara menghitung bunga cicilan KPR ini adalah sebagai berikut : 

Bunga = Saldo Pokok X Suku Bunga Tahunan : Jumlah Bulan Setahun

Sebagai contoh, jika Anda mengajukan pendanaan untuk hunian senilai Rp500 juta dengan masa durasi pinjaman 10 tahun. Maka, bank akan menerapkan beban biaya 10 persen, dengan hitungan durasi angsuran hingga 3 tahun. 

Lalu, akan mengalami kenaikan biaya sebesar 12 persen pada tahun keempat dan selanjutnya. Maka, nilai angsuran yang harus Anda bayar dalam 3 tahun awal adalah : 

Kemudian, naik menjadi 12 persen pada tahun keempat hingga seterusnya. Maka, besaran cicilan yang harus dibayar selama tiga tahun pertama adalah Rp500 juta 10 persen X 3 : 36 = Rp4,1 juta.

Selanjutnya, pada periode berikutnya terjadi kenaikan. Hitungannya adalah Rp500 juta X 12 persen : 36 = Rp5 juta.

 

·  Bunga Capped

Ini merupakan bentuk pendanaan dengan beban biaya yang terbatasi. Misalnya, jika Anda mendapatkan beban 1%, maka yang akan dibebankan kepada Anda menjadi fluktuatif. Namun, maksimal 1%. Keuntungannya, Anda bisa membatasi beban biaya dan mengurangi adanya kenaikannya. 

Yang perlu Anda ingat, jika suku bunga lebih rendah ketimbang batasan maksimal, maka beban biaya kredit akan berdasarkan suku bunga pasar. Mekanisme ini punya resiko yang lebih rendah dari beban biaya mengambang. Namun, lebih tinggi dari beban biaya tetap. 

Rumus cara menghitung bunga kredit KPR ini adalah sebagai berikut : 

Pokok Pinjaman X (Suka Bunga/12) : ((1-(1+(Suku Bunga/12) satuan bulan)

Sebagai contoh, jika Anda mengajukan pendanaan senilai Rp120 juta dengan durasi pinjaman 10 tahun, maka penghitungannya adalah sebagai berikut, dengan catatan beban biaya pinjaman 11% setiap tahun. 

Rp120juta X (11%/12) : (1-(1+(1/12)10) = Rp1,6 juta.

 

Kesimpulan

Untuk Anda yang ingin tahu lebih lanjut mengenai simulasi KPR, jangan khawatir. Sebab, Wiraland akan membantu Anda dalam memproses hitungan biaya yang harus Anda bayarkan, terkait kredit pinjaman Anda. 

Kami akan membantu segala hal berkaitan penghitungan beban biaya, sebelum Anda memutuskan layanan mana yang Anda ambil. 

Setiap beban biaya punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Pertimbangkan kemampuan Anda untuk membayar, dengan memperhatikan kondisi finansial. Dengan mengetahui cara menghitung bunga KPR, Anda dapat mempertimbangkan keputusan Anda lebih matang lagi.

Realated Media

Tidak ada artikel terkait

Project Kami

Lihat Semua